Udang Jerbung, Komoditas Ekspor Potensial Dari Indonesia

Angka itu merupakan pertumbuhan ekonomi China kuartalan paling rendah sejak krisis keuangan global pada awal 2009. Meskipun memberikan dampak yang tidak signifikan terhadap ekonomi nasional, tetapi tetap patut untuk diwaspadai. Sebab, jika dibandingkan Amerika Serikat , masalah ekonomi di Cina bakal berimbas lebih besar terhadap perekonomian Indonesia. Minyak kelapa sawit merupakan komoditas unggulan penghasil devisa terbesar Indonesia dengan tujuan ekspor ke China, Singapur, India, Jerman, Spanyol, Amerika, Jerman dan beberapa negara lainnya. Dilansir dari Statista, pada tahun 2018 Indonesia mengekspor 29,three juta ton minyak kelapa sawit, menjadikannya produsen minyak kelapa sawit terbesar di dunia.

Namun untuk melakukan ekspor memang UMKM perlu memiliki legalitas dan badan usaha. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai telah menyadari pentingnya peran media sosial. Berdasarkan data, pengguna internet di Indonesia saat ini mencapai a hundred seventy five.four juta orang dengan pengguna smartphone sebesar 54,6%. Pengguna media sosial sebesar one hundred sixty Juta orang atau sebesar 59 % dari complete populasi masyarakat.

Komunitas Ekspor

Jumlah tersebut terkumpul hanya dalam waktu enam hari, yakni mulai 9 hingga 14 Agustus 2021. “Para perwakilan perdagangan juga melalui fungsi ekonomi yang dapat membantu mempercepat pengembangan ekspor Indonesia dengan memberikan informasi mengenai pasar tujuan ekspor di masing-masing negara,” jelasnya. “Selain itu pelaku usaha juga dapat memanfaatkan web site dari perwakilan perdagangan untuk mengetahui dan mencari informasi produk dan pasar tujuan ekspor melalui ,” imbuhnya.

Pertumbuhan nilai ekspor tersebut disambut baik oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Beliau mengungkapkan sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan akan terus mengupayakan peningkatan produksi dan ekspor produk perikanan Indonesia. Nilai ekspor hasil pertanian Indonesia berupa beras ini mengalami peningkatan di tahun 2017 lalu dari sebelumnya hanya eighty one.28 ton menjadi three.433 ton. Adapun negara yang menjadi langganan ekspor beras Indonesia antara lain Malaysia, Brunei, Singapura, Australia, Amerika Serikat hingga beberapa negara Eropa seperti Jerman, Italia, dan Belgia. Sejalan dengan itu Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil menuturkan upaya peningkatan ekspor mulai dari nilai ekspor, eksportir baru, dan negara tujuan baru.

Angka tersebut melampaui goal yang ditetapkan tahun ini sebesar US$64 juta. Upaya Kemenperin untuk merangkul komunitas-komunitas produsen furniture dan kerajinan itu disambut positif oleh kalangan produsen industri tersebut. “Sejauh ini tanaman hias kami budidaya sendiri, modelnya betul-betul harus jamin 100% bebas dari hama penyakit, jadi ketat sekali sesuai dengan rambu-rambu dari negara yang pesan,” pungkas Iwan. “Dengan begitu kami yakin, investasi budidaya tanaman hias dalam negeri meningkat dan quantity ekspor pun ikut naik,” sambungnya. Florion, perusahaan budidaya sekaligus eksportir tanaman hias di Bogor, hari ini.

Berdasarkan knowledge yang terdapat pada situs kemenperin, terdapat lebih dari tigapuluh negara yang menjadi tujuan ekspor terbesar untuk kategori produk hasil industri. Menurut Kepala Karantina Pertanian Soekarno Hatta, Imam Djayadi dari data sistem otomasi IQFAST, selama tahun 2018 data layanan sertifikasi kesehatan produk pertanian diwilayah kerjanya mencapai 2.254 kali dengan nilai ekspornya setara dengan 1,26 triliun rupiah. Menurut catatan Imam, komoditas pertanian tersebut tidak hanya berasal dari propinsi Banten, namun juga berasal dari Propinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta. Dipaparkan juga komoditas pertanian unggulan asal Provinsi Banten yang telah memasuki pasar ekspor adalah Sarang Burung Walet, Manggis, Bibit Krisan, Ular Jali, Bunga Melati, Buncis, Duck Down Jacket, Gigi Taring Babi, Mangga, Rambutan, dan Bibit Tanaman Hias. Di dalam layanan itu, para pelaku usaha dapat melihat informasi mengenai produk dan pasar tujuan ekspor dari setiap perwakilan perdagangan di luar negeri.

Badan Pusat Statistik merilis information yang menunjukkan angka ekspor Indonesia ke Cina dan Amerika Serikat mengalami pertumbuhan pada periode Januari-Mei 2018. Artinya bahwa Indonesia belum menerima dampak buruk yang signifikan akibat perang dagang antara dua negara raksasa ekonomi dunia tersebut. Selama Mei 2018, ekspor Indonesia ke Cina mencapai 2,093 miliar dolar AS atau tumbuh 15,37 persen dibandingkan April 2018, yakni 1,814 miliar dolar AS. Sedangkan, data ekspor Indonesia ke Amerika Serikat pada Mei 2018 tercatat sebesar 1,574 miliar dolar AS atau naik 10,03 persen dari bulan sebelumnya, yakni 1,430 miliar dolar AS. Indonesia merupakan salah satu negara penangkap ikan terbesar di dunia dan telah puluhan tahun menjadi negara dengan budidaya rumput laut terbesar.

Berdasarkan data BPS, permintaan kodok, lebih tepatnya kaki kodok, dari luar negeri seperti China cenderung meningkat setiap bulan. Ada bulan di mana eksportir kulit reptil menangguk ratusan ribu Dolar, tapi banyak juga bulan-bulan sepi sama sekali tidak ada order. Menurut BPS, ekspor kulit buaya dan ular bernilai USD three,6 juta alias Rp35 miliar. Terlepas dari beragam kasus yang melibatkan prosesnya, perdagangan Indonesia dengan dunia bisa dibilang menarik. Tercatat banyak komoditas unik yang tak disangka bisa laku di negara lain. Pada intinya, untuk menapaki sebuah awalan yang baik dapat dimulai dengan mengenal apa yang telah kita miliki dan apa yang akan dituju.