Ekonomi Indonesia

“Keberhasilan program ini tidak terlepas dari dukungan yang diberikan oleh OJK dan perbankan. Saya sangat mengapresiasi OJK dan perbankan atas dukungannya dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional, terutama untuk UMKM dan sektor informal,” ujar Menko Airlangga. Ketiga, fleksibiltas atau relaksasi aktivitas sektor pertanian di masa pandemi Covid-19 tidak akan banyak bermanfaat jika disrupsi permintaannya tidak diatasi.

Ekonomi di Indonesia pada tahun 2020 diperkirakan tumbuh negatif, angka pengangguran dan kemiskinan meningkat. Berdasarkan perhitungan Year on Year pertumbuhan ekonomi pada triwulan pertama tahun 2020 menunjukkan adanya pelemahan dengan hanya mencapai 2,97% dibandingkan capaian triwulan pertama tahun 2019 yang sebesar 5.07%. Data pada triwulan kedua juga kurang bersahabat dengan menunjukkan kemunduran yang dalam sebesar -5,32%, terburuk sejak tahun 1999.

Oleh sebab itu, Pemerintah telah mengalokasi anggaran sebesar Rp172,1 triliun untuk mendorong konsumsi/kemampuan daya beli masyarakat. Dana tersebut disalurkan melalui Bantuan Langsung Tunai, Bandar Slot Terpercaya Kartu Pra Kerja, pembebasan listrik dan batuan – bantuan lainnya. Pemerintah daerah berusaha menggerakkan dunia usaha melalui pemberian insentif/stimulus kepada UMKM dan korporasi.

Di Indonesia sendiri berbagai sektor harus terkendala dalam proses operasi, seperti pabrik-pabrik yang harus menghentikan proses operasi karena kondisi tidak memungkinkan. Dalam meningkatkan daya saing bisnis UMKM sering mengalami kendala dalam melakukan inovasi. Saat ini jumlah produk UMKM yang mapu menembus pasar internasional masih sangat sedikit sekali.

perekonomian Indonesia

Publikasi triwulan I tahun 2019 ini memberikan gambaran dan analisa mengenai perkembangan ekonomi dunia dan Indonesia hingga triwulan I tahun 2019. Dari sisi perekonomian nasional, publikasi ini membahas pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan I tahun 2019 dari sisi moneter, fiskal, neraca perdagangan, investasi dan kerja sama internasional, industri dalam negeri, serta perekonomian daerah. Publikasi ini memberikan gambaran dan analisa mengenai perkembangan ekonomi dunia dan Indonesia hingga triwulan II tahun 2019.

Selain itu, dalam beberapa tahun terakhir ada dukungan kuat dari pemerintah pusat untuk mengekang ketergantungan Indonesia pada ekspor komoditas , sekaligus meningkatkan peran industri manufaktur dalam perekonomian. Pembangunan infrastruktur juga merupakan tujuan utama pemerintah, dan yang perlu menyebabkan efek multiplier dalam perekonomian. Dari sisi kebijakan moneter, Bank Indonesia juga telah melakukan berbagai upaya mitigasi dampak COVID-19. Untuk memastikan rupiah tetap stabil, Bank Indonesia mengklaim terus melakukan intervensi pasar baik di spot, DNDF, maupun pembelian SBN dari pasar sekunder . Selain itu, Bank Indonesia melalui Rapat Dewan Gubernur April 2020 memutuskan untuk melakukan kebijakan quantitative easing, salah satunya menurunkan giro wajib minimum. Bank Indonesia telah memberikan injeksi terhadap perbankan sebesar hampir Rp300 triliun sejak awal 2020.

Dengan terbatasnya demand karena mobilitas berkurang dan masyarakat sedang menderita ekonominya, harga akan tertekan. Pada beberapa kasus, terjadi anomali ketika harga mengalami penurunan di tingkat petani tetapi mengalami kenaikan di tingkat konsumen. Pemasaran on-line masih belum menjadi solusi yang merangkul sebagian besar petani di pelosok-pelosok.

Sementara itu, defisit neraca transaksi berjalan turun didorong peningkatan neraca perdagangan barang yang lebih besar dari kenaikan defisit neraca jasa. Menteri Koordinasi bidang Perekonomian Darmin Nasution didampingi oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, serta Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengadakan konferensi pers usai acara Outlook Perekonomian Indonesia 2019 di Jakarta, 8 Januari 2019. Saat ini, pemerintah bertekad untuk terus menciptkan iklim bisnis yang kondusif dan memberikan kemudahan perizinan usaha agar dapat lebih menarik investasi.